Laporan Observasi ke MAN Cijeruk, Bogor

30 Juni 2009 noaiiu

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam upaya menghadapi berbagai perkembangan dan perubahan dimasa mendatang, terutama dalam menghadapi perkembangan global yang melanda berbagai aspek kehidupan dimasyarakat. Para pengelola pendidikan harus mampu mengantisipasi segala kemungkinan dimasa mendatang agar mampu bersaing dalam mengeloa pendidikan secara profesional

MAN Cijeruk merupakan Madrasah Aliah Negeri yang berada di daerah Cigombong, Bogor. Sekolah ini didirikan pada tahun 1995, dengan luas 7650 m2. Status madrasah Negeri terakreditasi B yang beralamatkan di Jalan Cijambu Desa/kelurahan Cisalada, Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor yang diresmikan oleh Bupati Bogor Agus Utara Efendi, 3 Januari 2002.

Perkembangan diri merupakan kegiatan pendidikan untuk mengembangkan kemampuan dalam bidang administrasi. Ilmu pengetahuan dan ketarampilan yang dilaksanakan bertujuan jangka panjang yaitu agar tenaga administrasi mampu mengembangkan ilmu yang telah dipelajari dan dipraktekan di sekolah. Administrasi sangat diperlukan bagi kelangsungan proses belajar mengajar dalam dunia pendidikan. Semua itu tidak lepas dari keaktifan orang-orang yang menguasai administrasi dalam sekolah, orang yang memegang administrasi adalah orang yang sudah terlatih dalam bidangnya.

Administrasi tidak hanya dalam hal keuangan saja, tetapi juga dalam kerapihan atau keteraturan kita dalam pembukuan. Administrasi tidak hanya dilakukan dalam waktu tertenu saja, tetapi setip hari secara continue. Administrasi adalah upaya menjadikan kegiata kerjasama antara guru dan karyawan agar proses belajar mengajar lebih efektif.

1.2 Tujuan

· Mengetahui pengelolaan setiap bidang administrasi sekolah yaitu:

- Pengelolaan dalam bidang administrasi kurikulum

- Pengelolaan dalam bidang administrasi kesiswaan

- Pengelolaan dalam bidang administrasi ketenagaan

- Pengelolaan dalam bidang administrasi keuangan

- Pengelolaan dalam bidang adminstrasi sarana dan prasarana

- Pengelolaan dalam bidang administrasi hubungan masyarakat

- Pengelolaan dalam bidang administrasi pelayanan bantu.

· Memahami lebih jauh tentang pengelolaan bidang-bidang administrasi di MAN Cijeruk

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengelolaan Bidang Administrasi Kurikulum

Kurikulum adalah perangkat mata pelajaran yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan. Penyusunan perangkat mata pelajaran ini disesuaikan dengan keadaan dan kemampuan setiap jenjang pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan tersebut.

Lama waktu dalam satu kurikulum biasanya disesuaikan dengan maksud dan tujuan dari sistem pendidikan yang dilaksanakan. Kurikulum ini dimaksudkan untuk dapat mengarahkan pendidikan menuju arah dan tujuan yang dimaksudkan dalam kegiatan pembelajaran secara menyeluruh.

Di MAN Cijeruk pada tahun ajaran ini telah diterapkan dua macam kurikulum. Yang pertama, yaitu kurikulum 2004 atau KBK akhir untuk kelas XII, dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk kelas XI dan kelas X; dengan pertanggungjawaban kepada Departemen Keagamaan (untuk urusan Pendidikan Agama Islam) dan Departemen Pendidikan Nasional.

Seperti yang kita ketahui, konsep dari Kurikulum berbasis kompetensi menitikberatkan pada pengembangan kemampuan untuk melakukan (kompetensi) tugas-tugas tertentu sesuai dengan standar performance yang telah ditetapkan. Competency Based Education is education geared toward preparing indivisuals to perform identified competencies (Scharg dalam Hamalik, 2000: 89). Hal ini mengandung arti bahwa pendidikan mengacu pada upaya penyiapan individu yang mampu melakukan perangkat kompetensi yang telah ditentukan.

Kurikulum Berbasis Kompetensi berorientasi pada:

(1) Hasil dan dampak yang diharapkan muncul pada diri peserta didik melalui serangkaian pengalaman belajar yang bermakna

(2) Keberagaman yang dapat dimanifestasikan sesuai dengan kebutuhannya

Lain halnya lagi dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang lebih mengimplementasikan pada regulasi yang ada, yaitu PP No. 19/2005. Akan tetapi, esensi isi dan arah pengembangan pembelajaran tetap masih bercirikan tercapainya paket-paket kompetensi (dan bukan pada tuntas tidaknya sebuah subject matter), yaitu:

1. Menekankan pada ketercapaian kompetensi siswa baik secara individual maupun klasikal.

2. Berorientasi pada hasil belajar (learning outcomes) dan keberagaman.

3. Penyampaian dalam pembelajaran menggunakan pendekatan dan metode yang bervariasi.

4. Sumber belajar bukan hanya guru, tetapi juga sumber belajar lainnya yang memenuhi unsur edukatif.

5. Penilaian menekankan pada proses dan hasil belajar dalam upaya penguasaan atau pencapaian suatu kompetensi

Sejauh ini, hasil yang telah dicapai oleh sekolah tersebut sebagian telah sesuai dengan tujuan digunakannya kedua kurikulum tersebut. Dari kedua kurikulum yang diterapkan tersebut terdapat kekurangan-kekurangan yang salah satunya, yaitu terlalu banyaknya materi yang harus dipelajari olehpara peserta didik. Hal ini mengakibatkan banyaknya konsep atau materi yang tidak bisa dipahami oleh siswa, serta dapat membingungkan siswa untuk menyerap seluruh materi pelajaran yang diberikan, khususnya di MAN Cijeruk.

Keunggulan dari kedua kurikulum tersebut akan dapat dirasakan apabila siswa memiliki kemampuan lebih dalam menyerap materi yang diberikan, dan tentunya pengetahuan mereka akan lebih bertambah.

Pendayagunaan sumber-sumber (Sumber Daya Manusia, material) secara efektif dan efisien agar dapat mencapai tujuan pendidikan disebut administrasi pendidikan. Agar dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien, maka harus dikelola secara profesional. Segala aktivitas administrasi pendidikan dibidang kurikulum tersedia dan diatur oleh sekolah. Bidang administrasi kurikulum mencakup di dalamnya pelaksanaan kurikulum, pembinaan kurikulum, penyusunan silabus,persiapan harian, dsb.

Kegiatan yang dilakukan oleh pengelola bidang administrasi Kurikulum di MAN Cijeruk yaitu:

1. Menyusun program pengajaran

2. Menyusun pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran

3. Menyusun jadwal dan pelaksanaan ulangan umum serta ujian akhir

4. Menerapkan kriteria persyaratan naik atau tidak naik dan kriteria kelulusan

5. Mengatur jadwal peneimaan buku laporan penilaian hasil belajar dan STTB

6. Mengkoordinasikan dan mengarahkan penyusunan satuan pelajaran

7. Menyusun laporan pelaksanaan pelajaran

8. Membina kegiatan MGMP

9. Membina kegiatan sanggar PKG/ MGMP/ Media

10. Menyusun laporan pendayagunaan sanggar PKG/ MGMP/ Media

11. Melaksanakan penilaian guru teladan

12. Membina kegiatan lomba-lomba bidang akademis.

Kendala yang sering dihadapi oleh MAN Cijeruk dalam pembagian jam mengajar karena tidak sepenuhnya yang mengajar di MAN Cijeruk adalah PNS, tetapi banyak juga yang merupakan guru honor. Dimana bagi guru honor sering kali terdapat ketidaksesuaian dalam jam mengajar. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak sekolah bersifat fleksibel dengan memberi kemudahan bagi para guru honorer yang mengajar di MAN Cijeruk ini dengan memprioritaskan mereka dalam segi pengaturan jadwal. Adapun untuk guru PNS, hari apapun harus selalu siap untuk mengajar, sedangkan untuk guru honorer tergantung permintaan mereka.

Di MAN Cijeruk ini juga terdapat program kerja unggulan bagi pengelolaan administrasi di bidang kurikulum, yaitu pembinaan terhadap para guru, administrasi guru, program semester pengajaran, dan program tahunan pengajaran. Untuk program MGMP belum dapat terlaksana secara maksimal karena sekolah ini masih kekurangan biaya. Serta untuk program guru teladan juga belum terlaksana. Meskipun ada penilaian untuk guru, tetapi bukan penilaian untuk guru teladan, malainkan untuk pengajuan kenaikan pangkat.

Pengelola administrasi kurikulum di sekolah ini hanya memiliki satu personil yang bekerja sama dengan semua pengelola administrasi bidang lainnya, misalnya bidang kesiswaan, masyarakat, dll. Kerja sama yang dilakukan juga merupakan kerja sama aktif, misalnya konsultasi. Contohnya, ketika ada suatu permasalahan bisa dikonsultasikan atau dibicarakan dengan banyak bidang. Tentunya ada saja hal-hal yang dapat dijadikan kendala dalam pemecahan permasalahan tersebut, yaitu perbedaan konsep yang bisa saja terjadi. Selama ini di MAN Cijeruk, keputusan yang akhirnya diambil apabila terjadi perbedaan konsep yaitu dengan cara mencari konsep yang lebih profesional.

2.2 Pengelolaan Bidang Administrasi Kesiswaan

Kegiatan yang dilakukan oleh pengelolaan bidang administrasi kesiswaan, yaitu:

1. Menyusun program pembinaan kesiswaan atau osis

2. Melaksanakan bimbingan pengarahan dan pengendalian kegiatan siswa/osis dalam rangka menegakkan disiplin dan tata tertib sekolah serta pemilihan pengurus osis.

3. Membina pengurus osis dalam berorganisasi

4. Menyusun program dan jadwal, pembina siswa secara berkala dan nsidental

5. Membina dan melaksanakan kordinasi keamanan, keberhasilan, ketertiban, kerindangan, keindahan dan kekeluargaan (6K)

6. Melaksanakan pemilihan calon siswa teladan calon penerima siswa.

7. Mengadakan pemilihan siswa untuk mewakili sekolah dalam kegiatan diluar sekolah.

8. Mengatur mutasi siswa

9. Menyusun program kegiatan ekstrakurikuler

10. Menyusun laporan

Tujuan dalam pengelolaan bidang kesiswaan adalah agar siswa-siswa dapat memanfaat semua kesemapatan dan fasilitas di sekolah dalam kegiatan belajarnya, agar tujuan yang ingin dicapai di sekolah dapat diperoleh secara efektif dan efisien. Dalam hal ini kepala sekolah mempunyai tanggung jawab khusus terhadap pengembangan murid-muridnya di sekolah yang di pimpinnya.

· Tujuan dari administrasi kesiswaan adalah

1. untuk merekap keadaan siswa-siswi

2. meninjau dari awal tahun ada berapa jumlah siswa yang masuk dan diakhir tahun ada berapa siswa yang keluar. Karena kadang dipertengahan semester ada siswa yang di DO atau keluar tanpa keterangan.

Murid atau sisa yang boleh belajar di MAN Cijeruk harus mengikuti tes seleksi secara tertulis dan tes IQ. Jika siswa tersebut dinyatakan lulus maka siswa selanjutnya mengikuti tata tertib yang ada disekolah dengan mengadakan perjanjian diatas materai. Siswa MAN Cijeruk selain mengikuti proses belajar mengajar mereka juga boleh mengikuti proses belajar mengajar, mereka juga boleh mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, namu kegiatan ekstrakurikuler yang boleh diikuti oleh siswa hanya 2 ekstrakurikuler saja. Karena jika mereka mengikuti lebih dari 2 kegiatan ekstrakurikuler akan membebankan diri siswa.

Guru hanya bertanggungjawab mengawasi siwa pada jam sekolah dan dilingkungan sekolah. Diluar lingkungan sekolah murid menjadi tanggungjawab orangtua masing-masing. Dalam prtoses belajar mengajar guru secara langsung membimbing siswa dan diakhir kegiatan mengadakan evaluasi untuk memperbaiki kegiatan selanjutnya.

Syarat-syarat untuk menjadi siswa MAN Cijeruk selain harus mengikuti tes tertulis dan tes IQ juga harus menyerahkan fotokopi izasah, raport, dan sebagainya seperti pendaftaran umum lainnya. Daya tampung di MAN Cijeruk maksimal 5 kelas atau 200 orang.

Jika pada pertengahan tahun ajaran ada siswa yang melanggar tatatertib maka akan diberikan sanksi melalui 3 tahapan

1. Teguran

2. Memberikan bimbingan dan sanksi bergantung pelanggaran yang dilakukan

3. Surat pernyataan untuk menyerahkan murid kembali kepada orangtuanya.

2.3 Pengelolaan Bidang Administrasi Ketenagaan

Jumlah Personal di MAN Cijeruk.

NO

PERSONAL

JUMLAH

Lk

Pr

Total

1.

Kepala Madrasah

1

1

2.

Guru PNS

11

6

17

3.

Guru PNS lainnya

0

4.

Guru kontrak / bantuan / honda

0

5.

Guru tetap yayasan

0

6.

Guru honor / tidak tetap

6

5

11

7.

Administrasi (TU)

6

6

8.

Pustakawan

0

9.

Petugas BP / BK

0

10.

Laboran

0

11.

Tenaga keterampilan

0

12.

Personal lainnya

2

2

Total

26

11

37

Tenaga struktural mempunyai tugas menelenggarakan administrasi disuatu unit organisasi. Pengembagan dan pembinaan karier kelompok tenaga structural, hal ini tergantung pada beban tugas pokok dan fungsi unit organisasi tempat mereka bekerja. Tenaga fungsional dalam karier nya tergantung pada kemampuan profesi mereka yang lebih spesifik. Dalam hal ini kesempatan ada pada kemampuan dalam mengembangkan dirinya secara luas tanpa terikat dan terbatas pada stuktur organisasi dimana mereka betugas.

Sampai saat ini setiap pegawai atau personal di MAN Cijeruk sudah berjalan dengan baik sesuai dengan tugas, hak dan kewajibannya masing-masing. Dalam pengelolaan bidang administrasi ketenagaan ini setiap personal fungsinya adalah

mencari, mengevaluasi, mengadakan persetujuan, menempatkan, mengorientasikannya pada posisi tugas yang dibutuhkan dalam unit organisasi sekolah.

Di MAN Cijeruk ini semua guru atau ketenagaan dapat dikatakan masih baru karena sekolah ini belum lama didirikan.

2.4 Pengelolaan Bidang Administrasi Keuangan

Kegiatan yang dilakukan oleh pengelola bidang administrasi Keuangan, diantaranya yaitu:

1. Mengelola keuangan dan mempertanggungjawabkan penerimaan dan pengeluaran uang kas Madrasah yang bersumber dari komite

2. Mempertanggungawabkan keuangan kas madrasah

3. Melakukan pengetikan dan pengadaan surat

4. Menghimpun dan mengumpulkan data siswa

5. Melaksanakan atau melengkapi dan memelihara sarana dan prasarana madrasah

6. Membariskan pelaksanaan upacara

7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan pimpinan

8. Melaksanakan tata usaha dan rumah tangga madrasah termasuk perpustakan, laboratorium serta tugas lain yang bersifat pelaporan terhadap pelaksanaan pendidikan dan bertanggungjawab kepada kepala madrasah

9. Melaksanakan keuangan madrasah

Dalam pengelolaan bidang administrasi keuangan ini pada umumnya bertugas untuk perencanaan dan penyusunan anggaran biaya, mencari dan mengusahakan sumber-sumber biaya, untuk semua kegiatan yang telah direncanakan.

Sumber-sumber dana MAN Cijeruk berasal dari dana komite dan pemerintah. Salah satu kegiatan bidang administrasi keuangan adalah mengurus biaya yang harus dikeluarkan setiap calon siswa yang akan masuk ke MAN Cijeruk, untuk biaya pendaftaran masuk Rp. 50.000 setelah siswa dinyatakan lulus untuk dapat masuk ke MAN Cijeruk siswa harus daftar ulang lagi, untuk pembayarannya kurang lebih Rp. 600.000 dan siswa langsung mendapatkan seragam sekolah dan kaos olahraga.

Biaya yang dikenakan kepada setiap siswa perbulan adalah Rp. 60.000 dan terkadang dalam kegiatan program sekolah seperti maulid nabi, baksos, dal lain-lai. Dana tersebut di dapat dari iuran khusus atau iuran dari para siswa.

Administrasi keuangan di MAN Cijeruk sudah termasuk balance antara pengeluaran dan pendapatannya dan setiap ada siswa yang berprestasi namun kurang mampu MAN Cijeruk memberikan beasiswa dananya dari subsidi BBM.

MAN Cijeruk memberikan keringanan terhadap siswa yang kurang mampu dalam membayar biaya sekolah, biaya yang diperoleh itu dari pemerintah dan masyarakat dan untuk menggaji guru honor.

2.5 Pengelolaan Bidang Administrasi Sarana dan Prasarana

Sarana dan Prasarana yang ada di MAN Cijeruk yaitu:

· Kelas

· Ruang Guru

· Ruang Kepala Sekolah

· Mushola

Di MAN Cijeruk saat ini belum tersedia Laboratorium Komputer maupun Laboratorium IPA, Perpustakaan belum memiliki ruangan khusus, Perpustakaan hanya terdapat pada Lorong-lorong, Lapangan pun belum tersedia.

Di MAN Cijeruk hanya terdapat 15 Ruangan, itupun sudah termasuk kelas, ruang Guru dan Ruang Kepala Sekolah. Dalam proses praktikum para siswa MAN Cijeruk tidak dilaksakan di dalam Ruang Laboratorium dan hanya menggunakan lokal belajar atau kelas. Disekolah ini terdapat 20 unit komputer dan alat-alat praktikum IPA sudah lengkap, misalnya Mikroskop, Gelas piala dan sebagainya. Sarana Lain misalnya, toilet Guru dan Siswa berbeda. Siswa mempunyai toilet sendiri sedangkan toilet guru masih bersatu dengan toilet kepala sekolah.

Alat perlengkapan pendidikan yang berhubungan langsung dengan proses belajar mengajar, seperti papan tulis masih menggunakan kapur tulis, memiliki 40 pasang meja dan kursi, buku-buku yang dimiliki oleh sekolah untuk menunjang proses belajar mengajar masih minim, karena pemerintah Departemen Agama belum menunjang semua kebutuhan sekolah.

Alat Olah Raga yang tersedia, seperti tenis meja, Bola basket, Volly, Bulu tangkis dan Silat. Alat keseniannya hanya ada Rebana. Di MAN Cijeruk ini belum tersedia lapangan, sementara itu seluruh kegiatan yang berhubungan dengan lapangan hanya menggunakan lahan kosong sisa bangunan atau halaman sekolah, seperti dalam kegiatan Upacara, Olah raga, kegiatan Pramuka dan PMR

Alat pendidikan yang secara tidak langsung berhubungan dengan proses belajar mengajar seperti jumlah meja dan kursi siswa maksimal 40 pasang perkelas, meja dan kursi guru berjumlah 28 pasang dan peralatan lain seperti papan absen, lemari, buku agenda dan absensi tersedia.

2.6 Pengelolaan Bidang Administrasi Hubungan Masyarakat

Kegiatan yang dilakukan oleh pengelola bidang administrasi Hubungan Masyarakat diantaranya yaitu:

1. Mengatur dan menyelenggara hubungan sekolah dengan orang tua atau wali siswa

2. Membina hubungan antara sekolah dengan komite

3. Membina pengembangan hubungan antara sekolah dengan lembaga pemerintah, dunia usaha dan lembaga sosialnya.

4. Menyusun laporan pelaksana hubungan masyarakat secara berkala

· Fungsi hubungan sekolah dengan masyarakat yaitu:

- Untuk menjalin kerjasama antara pihak sekolah dengan pihak masyarakat untuk memajukan MAN Cijeruk ini

- Untuk memajukan Pendidikan Madrasah secara umumnya mudah dikenal di masyarakat.

Dalam Pengelolaan bidang administrasi hubungan masyarakat dengan sekolah terjalin baik, contoh adanya kepengurusan komite yaitu yang melibatkan masyarakat juga tokoh masyarakat, wali murid dan pihak intansi dinas (kelurahan, kecamatan dan kapolsek).

Dalam pengelolaan bidang ini tidak ada cara khusus namun berjalan sesuai dengan program kerja, contoh Rapat komite setiap bulan yang melibatkan orang tua wali dan kepengurusan komite yang lainnya, dalam kegiatan madrasah melibatkan pihak luar, seperti kapolsek atau intansi lain untuk diundang, selain itu dalam lingkup nasional dan kabupatenpun sudah dilaksanakan seperti diadakan kegiatan seminar-seminar kepemimpinan guru yang menghadirkan nara sumber dari intansi lain (dari pengawas, dinas dan pengawas depag)

Sampai saat ini hubungan sekolah dengan masyarakat sekitar dapat dikatakan tidak ada masalah, ketika ada permasalah pun orang tua wali langsung melakukan musyawarah sekolah.

Di MAN Cijeruk ini tidak ada program-program khusus namun banyak kegiatan rutinitas yang sering dilaksanakan, seperti:

- Kegiatan Baksos (bakti sosial), yang dilaksanakan secara kerjasama dengan DKM Masjid MAN Cijeruk dalam waktu 2x pertahun atau setiap 6 bulan sekali.

- Zakat Fitrah

- Isra Mi’raj.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut masyarakat sangat antusias ikut berperan, karena dengan adanya hubungan sekolah dengan masyarakta diharapkan akan tumbuh aktivitas dan dinamika dari kedua belah pihak, sehingga shubungan itu bersifat lebih aktif dan dinamis. Setiap kegiatan yang akan dilaksanakan biasanya pihak sekolah MAN Cijeruk bersosialisasi dengan melaksanak denagnan kunjungan langsung dan menggunakan alat tertulis dengan cara surat undangan.

Bentuk hubungan masyarakat dengan sekolah berjalin secara kekeluargaan, sebagai contoh dalam kegiatan hubungan masyarakat ada kunjungan-kunjungan kepada setiap warga yang ada laporan-laporan seperti pendidikan, kunjungan langsung dengan cara mengadakan musyawarah.

Swadaya dana yang dibutuhkan dalam setiap pelaksanaan dari dana komite, dana Spp dari orang tua wali murid rutin setiap bulan dan tidak ada donatur khusus. Dalam pengelolaa bidang administrasi humas ini bnyak kendala, diantaranya yaitu terkadang kebutuhan operasional sekolah yang dibutuhkan dalam kegiatan belajar biasanya terhambat dari orang tua itu sendiri, dari anak sendiri karena pembayaran itu kadang-kadang naik, turun ataupun balance.

2.7 Pengelolaan Bidang Administrasi Pelayanan Bantu

Kegiatan ekstrakurikuler yang ada di MAN Cijeruk yaitu:

Di bidang olahraga

1. Sepak bola

2. Bulu tangkis

3. Voli

4. Tenis meja

5. Pencak silat

MAN Cijeruk setiap tahunnya mengadakan pertandingan persahabatan sebagai contoh yaitu futsal, bulu tangkis, voli, tenis meja dan pencak silat. Dari pertandingan itu MAN Cijeruk mendapatkan beberapa piala diantaranya

· JUARA 1 FUTSAL porseni tingkat KKM MAN cijeruk.

· JUARA III FUTSAL PORSENI MK 2 MA kabupaten Bogor tahun 2008.

· JUARA III TENIS MEJA PUTRI porseni tingkat KKM MAN Cijeruk tahun 2008

· JUARA III BULUTANGKIS PUTRI porseni tingkat KKM MAN Cijeruk tahun 2008

· JUARA I BULUTANGKIS PUTRA porseni tingkat KKM MAN Cijeruk tahun 2008

· Dan sebagainya

Ekstrakurikuler dibidang seni yaitu rebana atau marawis. Ekstakurikuler ini memiliki beberapa prestasi yaitu:

· JUARA I KOSIDAH porseni tingkat KKM MAN Cijeruk tahun 2008

· JUARA III MARAWIS porseni tingkat KKM MAN Cijeruk tahun 2008

· TROPHY CAMAT CIAWI GEMA 1 MUHARAM JUARA III MSQ AL-AMALIYAH 2003

Ø Ekstrakurikuler yang berhubungan dengan pendidikan

1. PMR

2. Pramuka

3. Komputer

Kegiatan bimbingan dan penyuluhan pada dasarnya diselenggarakan untuk membantu para siswa yang mengalami kesulitan, seperti kesulitan belajar, kesulitan bergaul, kesulitan mengatasi emosi, dan kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Beberapa tugas guru BP yaitu:

· Membantu pelayanan BP

· Menangani kasus pada siswa

· Membantu hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan BP

· Menerima dan mencatat data siswa

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Administrasi pendidikan bertujuan untuk mencapai tujuan pendidikan, pengertian administrasi pendidikan dapat dirumuskan dari berbagai sudut pandang kerjasama, proses kerjasama itu, sistem dan mekanismenya, manajemen, kepemimpinan, proses pengambilan keputusan, komunikasi dan ketatausahaan.

Guru sangat berperan dalam administrasi pendidikan, tugas utama guru yang sebagai pengelola dalam proses belajar mengajar dilingkungan tertentu, yaitu sekolah.

Dari hasil observasi kami, pengelolaan pada setiap bidang adminstrasi di MAN Cijeruk sudah berjalan dengan baik, namun karena keterbatasan akan sarana dan prasarana yang belum begitu lengkap mengakibatkan sekolah belum terlihat begitu sempurna. Dalam pengelolaan bidang administrasi ini pada umumnya masih banyak mengalami hambatan, yang disebabkan oleh keadaan sekolah, masyarakat sekolah, ataupun masyarakat luar yang ikut serta berperan dalam memajukan Madrasah Aliah Negeri Cijeruk ini.

3.2 Saran

Demikian laporan observasi ke MAN Cijeruk kami susun, sebagai tugas dari mata kuliah profesi kependidikan. Kami berharap laporan ini dapat diterima oleh semua pihak dan bermanfaat bagi para pembaca.

Saran dan kritik yang dapat membangun kami terima guna lebih melengkapi dan memperbaiki laporan yang akan datang.

About these ads

Entry Filed under: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

My Facebook

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: